Thu. Jan 7th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Wilayah Bandung Akan Memperbolehkan Hiburan Malam Buka Akan Tetapi Pengunjung Wajib Tes Rapid

2 min read
f8e03f89fb0f79a393a5c29f019a4742 - Wilayah Bandung Akan Memperbolehkan Hiburan Malam Buka Akan Tetapi Pengunjung Wajib Tes Rapid

ituaja.com , Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meminta pengelola tempat hiburan seperti klub malam dan karaoke untuk melakukan rapid test virus corona kepada para pengunjung sebagai syarat jika ingin kembali beroperasi.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna menjelaskan hal tersebut perlu dilakukan karena potensi interaksi pengunjung di tempat hiburan malam terbilang tinggi oleh itu Ema meminta pengunjung yang datang dipastikan tidak terpapar Covid-19.

Persoalan terbesar adalah kalau di ruang karaoke, apa dan siapa yang menjamin kalau pengunjung dan pemandu lagu itu tidak ada kontak fisik? Itu yang belum bisa dijawab oleh pengelola tempat hiburan, tutur Ema saat meninjau sejumlah tempat hiburan di Kota Bandung pada hari Jumat (3/7).

Maka Ema menyarankan setiap pengunjung idealnya dilakukan rapid test, tambah Ema.

Ema menegaskan bahwa rapid tes sangat rasional disyaratkan kepada para pengunjung di tempat hiburan sebab prosesnya cukup praktis dan cepat, ditambah durasi kunjungan para pengunjung juga terbilang lama.

Apabila ada pengunjung yang dinyatakan reaktif Covid-19 atau terpapar berdasarkan rapid tes maka dilarang masuk bahkan Ema meminta yang bersangkutan bisa langsung ditangani oleh petugas medis.

Kendati demikian, Ema mengapresiasi inisiatif pengelola hiburan untuk mencatat identitas dari setiap pengunjung karena tidak menutup kemungkinan bahwa pengunjung tempat hiburan itu bersifat anonim dengan tidak diketahui identitasnya.

Bila nanti terjadi sesuatu (paparan Covid-19), kita akan sangat mudah untuk melacaknya sebab nanti kita lacak berasal atau datang dari mana dan interaksi ke siapa saja, tutur Ema.

Di luar itu Ema juga menegaskan bahwa keputusan pembukaan sektor tempat hiburan malam ada di tangan Wali Kota Bandung jadi Ema menyarankan untuk melakukan rapid tes. Pengusaha hiburan bukan investor kecil karena mereka sebetulnya termasuk berkemampuan, terangnya.

Sementara itu, Pengelola F3X Club Alvin menyanggupi permintaan Pemkot Bandung tersebut dan berjanji akan menyiapkan rapid test bersama Perkumpulan Pegiat Pariwisata Bandung (P3B).
Kalau karyawan kami semuanya sudah rapid tes yang nantinya tamu pun akan kita lakukan tes rapid jadi mereka pun akan lebih nyaman. Pihak kami sangat menerima usulan tersebut, katanya.

Menyangkut pembebanan biaya rapid tes, Alvin mengaku sedang melakukan penyesuaian karena dia pun belum memastikan biaya tersebut akan dibebankan kepada pengunjung atau disediakan secara gratis dari pengelola.

Untuk saat ini akan kita bicarakan dahulu di asosiasi (P3B), Apakah ini akan dibebankan ke pengunjung atau menjadi beban pengelola (pengusaha)?, ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *