Fri. Jan 8th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Warga Jawa Timur Di Cap Masih Ngeyel Oleh Gubernur Jatim Karena Penyebaran Virus Corona Meningkat

3 min read
unnamed - Warga Jawa Timur Di Cap Masih Ngeyel Oleh Gubernur Jatim Karena Penyebaran Virus Corona Meningkat

Warga Jawa Timur Di Cap Masih Ngeyel Oleh Gubernur Jatim Karena Penyebaran Virus Corona Meningkat

Surabaya, Jawa Timur – Masyarakat Provinsi Jawa Timur dinilai masih lalai dan tidak mematuhi imbauan pemerintah terkait tentang penyebaran virus corona (Covid-19). Hal itu menyebabkan peningkatan angka orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona di Jawa timur.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur yaitu Ibu Khofifah Indar Parawansa. Beliau membeberkan bahwa kasus per hari Senin (23/3) jumlah pasien positif 41 orang, 1.405 ODP dan 125 berstatus PDP.

Sore ini data Pemprov Jatim telah terhitung 41 orang yang positif, Kemarin ODP 999 dan sampai sore ini terdapat hasil tracing yang meningkat pesat berjumlah 1.405 ODP, tambahan 406 orang. PDP kemarin 88 orang dan sampai jam 16.00 WIB telah tercatat 125 PDP, tutur Ibu Khofifah di Gedung Negara Grahadi.

Dari jumlah pasien yang positif virus corona terbanyak masih di Surabaya dengan 29 pasien, Malang Raya 5 pasien, Sidoarjo 3 pasien, Magetan 3 pasien dan Kabupaten Blitar 1 pasien. Sementara pasien positif virus corona telah meninggal 1 orang di Kota Malang.

Peningkatan angka tersebut menurut Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah karena lantaran masih banyak warga Jatim yang tidak memahami imbauan pemerintah tentang social distancing atau penjarakan sosial hingga larangan menggelar acara yang melibatkan banyak orang.

Kami sudah lakukan evaluasi dari berbagai imbauan yang sudah dilakukan semua lini dan terutama di semua sektor. Imbauan dari aparat desa dan aparat kecamatan sudah dilakukan hingga imbauan dari Kabupaten Kota atau Pemprov sudah dilakukan semua tapi masih banyak masyarakat yang rupanya belum mengikuti imbauan tersebut, tuturnya.

Beliau pun meminta seluruh masyarakat jawa timur waspada akan wabah virus corona dengan menghindari keramaian orang dan tak membuat kegiatan yang menghadirkan banyak orang. Khofifah menyebut jika imbauan tersebut tak didengarkan maka pihak kepolisian akan menindak tegas bagi para pelaku.

Hindari keramaian publik dan jangan buat kegiatan yang menghadirkan [banyak] orang kemudian ada maklumat Kapolri yang jadi referensi jajaran polda dan polres yang kami ingin kembali imbau adalah kenapa tempat hiburan masih belum ditutup untuk sementara, mohon tolong segera ditutup, katanya.

Penutupan ini kata Khofifah akan berakhir jika pemerintah pusat sudah memastikan bahwa tidak ada lagi wabah virus berbahaya Covid-19 di Jawa Timur.

Terpisah Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menginstruksikan untuk kepada seluruh jajaran Polres Se – Jawa timur agar menindak tegas tempat – tempat yang menjadi sarang kerumunan orang dengan cara pembubaran.

Saya akan tegaskan bahwa sejak malam minggu kemarin kita sudah umumkan untuk melakukan tindakan yang represif dengan membubarkan tempat – tempat hiburan malam atau tempat yang banyak dikunjungi oleh masyarakat sekitar, kata Luki saat di wawancarai oleh media akhir pekan lalu.

Seluruh jajaran Polres kata Luki juga akan menyisir dimana tempat – tempat yang biasa digunakan orang untuk berkumpul ketika malam hari seperti warung kopi, warnet hingga tempat – tempat hiburan malam yang masih buka.

Tadi Kapolres – Kapolres sudah saya berikan intruksi dan sampaikan untuk melakukan hal yang sama di tempat – tempat hiburan, warnet, dan tempat lainnya yang digunakan untuk perkumpulan masyarakat, tuturnya.

Instruksi Luki kepada para Seluruh Kapolres se – Jawa timur ini sebagaimana maklumat Kapolri Jenderal Idham Aziz bernomor Mak/2/III/20202020 yang berisi tentang peringatan kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang mengundang kehadiran banyak orang dan berpotensi menjadi ruang penyebaran virus berbahaya Covid-19.

sosok khofifah indar parawansa karier politik melejit hingga raih penghargaan internasional hQDGbDhdxs 300x180 - Warga Jawa Timur Di Cap Masih Ngeyel Oleh Gubernur Jatim Karena Penyebaran Virus Corona Meningkat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *