Sat. Jan 9th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Waiter Kafe Jadi Tersangka Kasus Prostitusi

2 min read
penggerebekan kafe di blitar 1 43 - Waiter Kafe Jadi Tersangka Kasus Prostitusi

ituaja.com, Jawa Timur – Polisi telah menetapkan waiter R3 Cafe di Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar sebagai tersangka penyedia jasa layanan prostitusi namun hingga kini waiter tersebut masih belum ditahan.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko memaparkan bahwa tersangka bernama Dicky terjerat Pasal 296 dan 506 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan.
Truno menjelaskan penahanan hanya dilakukan pada tersangka dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Saat ini laporan polisi sudah diterbitkan itu tadi dengan Pasal 296 KUHP dan 506 KUHP. Ancaman hukumannya 1 tahun 4 bulan maka dalam ketentuan KUHAP tidak dapat dilakukan proses untuk penahanan, kata Truno di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani Surabaya pada hari Rabu (1/7/2020).

Lalu di mana Dicky sekarang? Menurut Truno, Dicky berdomisili di Blitar dan Dicky melakukan wajib lapor.
Posisinya yang jelas tidak dilakukan proses penahanan namun diwajibkan untuk melapor dan domisilinya ada di Blitar, ucapnya.

Kasus ini berawal dari penggerebekan Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim dan Polresta Blitar pada hari Kamis (25/6), dalam penggerebekan polisi mengamankan 19 orang dengan rincian 12 Ladies Companion (LC) atau pemandu lagu, seorang tamu, seorang kasir, empat waiters dan satu sekuriti.

Saat melakukan penggerebekan polisi juga menemui seorang tamu sedang melakukan hubungan asusila bersama LC di dalam ruang karaoke. Kafe plus karaoke tersebut diduga melakukan tindak pidana dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain dan atau mengambil keuntungan dari kegiatan prostitusi dan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 296 KUHP atau pasal 506 KUHP.

Dalam penggerebekan ini polisi mengamankan beberapa barang bukti seperti celana dalam dan bra wanita, kondom bekas pakai hingga uang Rp 1.845.000 dari kasir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *