Sat. Jan 9th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Usai Hongkong, Korea Selatan, Singapura, dan Jerman, Kini Giliran Amerika Yang Resmi Resesi

1 min read
Usai Hongkong, Korea Selatan, Singapura, dan Jerman, Kini Giliran Amerika Yang Resmi Resesi

Ituaja.com – Usai Hong Kong, Korea Selatan, Singapura, dan Jerman, kini giliran Amerika Serikat yang terperosok ke dalam jurang resesi pada Kuartal II Tahun 2020 ini

Produk domestik bruto (PDB / GDP) negara adidaya itu mengalami kontraksi sampai 32,9% pada Kuartal II 2020. Kontraksi ini merupakan yang terparah yang pernah dialami AS, dengan Kuartal I 2020 mencatatkan minus 5%.

Kontraksi tajam terjadi dalam konsumsi, ekspor, hingga investasi dan pengeluaran pemerintah.

Baca Juga : Meski Sempat Menyalahkan Tiongkok, Trump Siap Kerjasama Kembali

Sejatinya resesi AS sudah diprediksi sebelumnya. Banyak analis yang menilai AS tak akan lolos dari jurang resesi mengingat jumlah kasus positif COVID-19 di negara itu terus mengalami kenaikan, ditambah dengan sejumlah dinamika yang terjadi seperti perang dingin dengan beberapa negara hingga demonstrasi anti-rasisme besar-besaran yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

8a001737 9b18 42d5 b491 6d952c3701d6 169 - Usai Hongkong, Korea Selatan, Singapura, dan Jerman, Kini Giliran Amerika Yang Resmi Resesi

Kondisi ini membuat indeks bursa saham utama AS, Wall Street, langsung terjun bebas ke zona merah. Sebut saja indeks Dow Jones yang turun 1,3%, S&P melemah 1%, dan Nasdaq merosot 0,7%.

Baca Juga : Alami Mimpi Gagal Menikah? Yuk Cari Tahu Artinya di Bawah Ini

Krisis tak berhenti sampai di situ. AS juga melaporkan kenaikan jumlah klaim pengangguran menjadi 1,434 juta, padahal pekan lalu ada 1,422 juta klaim.

Krisis moneter di AS tentu akan berpengaruh terhadap situasi perekonomian di negara lain.

Sebagai informasi, resesi biasanya didefinisikan sebagai penurunan pertumbuhan ekonomi dalam dua kuartal secara berturut-turut hingga menyentuh angka minus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *