Sat. Jan 9th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Upgrade System! 239 Ilmuwan Klaim Virus Corona Sudah Menjadi Hamba Udara

2 min read
Upgrade System! 239 Ilmuwan Klaim Virus Corona Sudah Menjadi Hamba Udara

Ituaja.com – 239 ilmuwan di 32 negara mengatakan bahwa adanya bukti virus corona dapat berlama-lama di partikel yang lebih kecil di udara dan menginfeksi orang di dalam ruangan. Artinya, masker mungkin diperlukan saat berada di dalam ruangan.

Temuan baru telah mendorong para peneliti untuk menyerukan WHO untuk merevisi khususnya bagi orang yang menjalani aktifitas mereka di dalam ruangan dan di ruang terbatas.

Jika kesimpulan mereka akurat, masyarakat mungkin perlu tetap memakai masker di dalam ruangan, termasuk ketika mereka jauh secara sosial.

Baca Juga : Dampak Virus Corona – FC Barcelona Potong Gaji Pemain Secara Paksa

Ini juga berarti bahwa sistem ventilasi di sekolah, panti jompo, tempat tinggal, dan bisnis perlu menambahkan filter baru ke unit pendingin udara mereka.

Kemungkinan lain adalah bahwa sinar ultraviolet akan digunakan untuk membunuh partikel kecil yang terinfeksi.

Seperti diketahui, WHO mengatakan bahwa penyakit virus corona menyebar terutama dari orang ke orang melalui tetesan ludah kecil dari hidung atau mulut, yang dikeluarkan ketika seseorang dengan Covid-19 batuk, bersin atau berbicara.

7QZNH7KGXBCSTA6PZLOJK3B3TY - Upgrade System! 239 Ilmuwan Klaim Virus Corona Sudah Menjadi Hamba Udara

Dalam sebuah surat terbuka kepada agensi tersebut, yang rencananya akan dipublikasikan oleh para jurnalis dalam jurnal ilmiah minggu depan, menguraikan bukti yang menunjukkan partikel yang lebih kecil dapat menginfeksi manusia.

Baca Juga : Akun Zoom Curian Dijual di Pasar Gelap Internet ( Dark web )

WHO masih belum menyetujui surat yang diajukan para ahli. Mereka berargumen bahwa belum ada bukti yang menjelaskan kemungkinan penularan lewat udara atau airborne. Dr. Benedetta Allegranzi, kepala teknis untuk pencegahan infeksi WHO mengatakan bahwa bukti tersebut tidak meyakinkan.

Hingga saat ini WHO belum mengeluarkan pernyataan mengenai persoalan airborne yang diajukan para ilmuwan. Kita juga harus menantikan bukti ilmiah yang akan dirilis pada minggu ini untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

Baca Juga : Pantangan Makanan Untuk Ibu Hamil Yang Perlu Diketahui

UPDATE TERBARU: WHO mengakui bahwa transmisi udara mungkin terjadi dalam penularan COVID-19. Melansir BBC pada Rabu (8/7), pimpinan teknis WHO untuk pencegahan dan pengendalian infeksi, Benedetta Allegranzi, mengatakan bahwa bukti yang muncul dari penularan virus Corona melalui udara di “lingkungan ramai, tertutup, dan berventilasi buruk yang telah dijelaskan, tidak dapat dikesampingkan”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *