Thu. Jan 7th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

UAE Kini Perbolehkan Pasangan Belum Menikah Tinggal Serumah

2 min read
UAE Kini Perbolehkan Pasangan Belum Menikah Tinggal Serumah

UAE Kini Perbolehkan Pasangan Belum Menikah Tinggal Serumah

Ituaja.com – Uni Emirat Arab (UAE) mengumumkan adanya reformasi hukum Islam yang diberlakukan pada Sabtu (7/11). Hal ini diumumkan melalui Kantor berita WAM yang dikelola pemerintah yang berbasis di Abu Dhabi.

Revisi dilakukan terhadap hukum Islam terkait personal, dengan mengurangi pembatasan alkohol dan hubungan di antara pasangan di luar nikah (kumpul kebo) serta melarang hukuman ‘pembunuhan demi kehormatan (pembunuhan karena rasa malu/honor killings)’. Namun demikian, WAM tidak menjelaskan kapan aturan baru yang dilonggarkan itu akan mulai berlaku.

Reformasi hukum ini merefleksikan perubahan profil UAE yang meski menerapkan hukum Islam, namun tengah memposisikan diri menjadi negara tujuan berstandar barat bagi para turis, pelaku bisnis dan investor. WAM menyebut, reformasi hukum ini bertujuan mendongkrak perekonomian dan status sosial UAE serta memperkuat prinsip-prinsip toleransi UAE.

Baca Juga : Apa Penyebab Kematian Model Indonesia Dylan Sada?

Pernyataan reformasi hukum ini diumumkan menyusul normalisasi hubungan antara UAE dan Israel yang dimediasi Amerika Serikat (AS) yang diharapkan mampu mendatangkan para turis dan investor Israel.
3 - UAE Kini Perbolehkan Pasangan Belum Menikah Tinggal Serumah
Terkait aturan minuman beralkohol, pemerintah UEA sebelumnya hanya membolehkan orang-orang di atas 21 tahun untuk membeli dan mengkonsumsinya. Sebelumnya tiap individu harus memiliki lisensi dari pemerintah untuk membeli, memindahkan atau memiliki alkohol di rumah mereka. Hukum yang baru memperbolehkan kaum muslim yang sebelumnya tak bisa memiliki lisensi, kini bebas mengonsumsi alkohol.

Baca Juga : Bekasi Bakal Rencanakan Pembangunan Museum KH Noer Ali

Hukum yang sebelumnya memperbolehkan kejahatan atas nama kehormatan juga dihapuskan. Sebelumnya, kaum lelaki yang menganiaya dan membunuh perempuan yang dianggap telah mencoreng nama keluarga karena pergaulan bebas atau melanggar norma agama dan budaya, kerap lolos dari ancaman hukuman. Kini, hukum adat yang kerap menuai kritik itu akan dianggap sebagai tindak kejahatan yang memiliki konsekuensi di mata hukum. Pemerintah UAE menyebut langkah ini sebagai langkah untuk melindungi hak-hak perempuan dengan lebih baik.

Perubahan syariat Islam di UEA juga membuat para warga asing yang bermukim di sana tidak perlu berurusan dengan pengadilan agama terkait persoalan pernikahan, perceraian dan harta waris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *