Fri. Jan 8th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Tolak Ditilang, Siswi SMP Dibawa Seorang Polisi ke Hotel

2 min read
Tolak Ditilang, Siswi SMP Dibawa Seorang Polisi ke Hotel

Ituaja.comPONTIANAK, Oknum polisi lalu lintas Polresta Pontianak Kota, Brigadir DY harus berurusan dengan Propam karena diduga ia telah memperkosa sisiwi SMP berinisial DW, 15.

Brigadir DY telah melalukan aksi bejad tersebut kepada seorang siswi SMP berinisial SW di Hotel Kapuas Darma Pontianak pada Selasa 15 September 2020.

Peristiwa itu berawal ketika korban mengendarai kendaraan berboncengan satu orang temannya dan melintas di Jalan Sultan Hamid dekat perempatan hotel Garuda.

Baca Juga : Napi Narkoba WN Tiongkok Kabur dari Lapas, Polda Metro jaya Bentuk Tim Khusus

Koran bersama temannya berkendara dan melintasi daerah tersebut tidak menggunakan helm. Keduanya langsung dihentikan dan diamankan pelaku di Pos Garuda.

Pelaku hendak memberikan surat tilang kepada korban karena melanggar dengan tidak menggunakan helm. Namun korban menolak. Pelaku kemudian meminta teman korban untuk pergi, sementara korban disuruh untuk tetap tinggal di pos tersebut.

news24 coid 1600569097 - Tolak Ditilang, Siswi SMP Dibawa Seorang Polisi ke Hotel

Setelah teman korban meninggalkan pos Garuda, sekitar pukul 16.00 pelaku membawa korban yang berinisial SW ke Hotel Kapuas Darma. Pelaku memesan kamar dan membawa masuk korban ke dalam kamar.

Pelaku yang diketahui masih mengenakan pakaian dinas Polisinya ketika melakukan tindakan tidak terpuji itu. Korban disetubuhi di kamar hotel.

Baca Juga : Peserta Pesta Gay yang Digrebek Ternyata Sudah Punya Istri dan Anak

Setelah melampiaskan nafsu bejatnya, pelaku meninggalkan korban seorang diri hingga akhirnya korban di temukan oleh temannya.

Perbuatan bejat pelaku akhirnya diketahui orang tua korban. Bersama korban kasus itu telah dilaporkan ke Polresta Pontiank.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Komarudin belum bersedia memberikan penjelasan secra rinci terkait kejadian bejat tersebut.

“Nanti saja, nanti dikabarin,” kata Komarudin.

Komarudin menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *