Thu. Jan 7th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Polisi Tembak Penduduk Sipil, Presiden Duterte : Beri Makan Polisi Itu Dengan Virus Corona

1 min read
Polisi Tembak Penduduk Sipil, Presiden Duterte : Beri Makan Polisi Itu Dengan Virus Corona

Ituaja.com – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengancam akan memberi makan virus corona kepada polisi yang menembak mati dua penduduk sipil di kota Tarlac, Minggu (20/12/20).

“Beri makan polisi itu virus Covid-19,” ujar Duterte kepada Kepolisian Nasional Filipina (PNP).

Diketahui sebelumnya Sersan Utama Polisi, Jonel Nuezca (46) menembak mati seorang ibu dan putranya, Sonya Gregorio (52) dan Frank Anthony Gregorio (25).

Baca Juga : 4,5 Jam Diperiksa Lagi Soal Video Syur, Gisel Minta Maaf

du30jonel - Polisi Tembak Penduduk Sipil, Presiden Duterte : Beri Makan Polisi Itu Dengan Virus Corona

Menurut laporan, cekcok antara Jonel dan Sonya dimulai setelah Anthony membunyikan meriam mainan terbuat dari pipa PVC sehingga menimbulkan suara keras. Ledakan meriam itu membuat marah Jonel yang merupakan tetangga korban. Dari situ cekcok merembet ke masalah lain yakni sengketa tanah.

Hal ini membuat Jonel naik pitam hingga mengeluarkan pistol 9mm dan menembak kepala Sonya. Tak lama kemudian, Jonel juga menembak kepala Anthony.

cop jonel nuezca Copy 1 624x1024 - Polisi Tembak Penduduk Sipil, Presiden Duterte : Beri Makan Polisi Itu Dengan Virus Corona

Kejadian itu disaksikan oleh belasan tetangga, setidaknya dua orang merekamnya menggunakan kamera telepon seluler. Sebelum melarikan diri, Jonel kembali menembak kepala Sonya yang sudah tergeletak di lantai.

Baca Juga : Rekomendasi Sunscreen yang Nyaman Digunakan Seharian

Keduanya tampak berpelukan erat sebelum meregang nyawa di hadapan pistol Jonel. Video yang tersebar membuat penduduk Filipina marah.

Presiden Duterte pun mengecam aksi brutal tersebut dalam pidato publik mingguannya. Duterte menjamin akan ada hukuman yang pantas untuk Jonel. Ia juga mengimbau PNP meninjau kembali proses rekrutmen, agar tidak ada lagi orang seperti Jonel di kepolisian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *