Fri. Jan 8th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Melanggar Aturan Lockdown, 400 Warga Negara Malaysia Ditangkap

2 min read
400 Warga Negara Malaysia Ditangkap

Ituaja– Kurang lebih 400 Warga Malaysia ditangkap pada dua hari terakhir, pasalnya melanggar peraturan Pemerintah kawalan Pergerakan Malaysia 2020 (MC0) atau karantina wilayah. Sebelumnya, peraturan ini sudah mengharuskan sekolah dan bisnis di tutup, serta memperbolehkan orang keluar rumah untuk belanja keperluan rumah tangga seperti makanan, atau obat-obatan.

Ismail Sabri Yaakob adalah menteri pertahan mengatakan sekitar 97% Malaysia sudah ikut aturan , akan tetapi  482 warga yang ditangkap pada hari Kamis dan Jumaat kemari karena melakukan kegiatan yang dilarang seperti shalat Jumaat di masjid dan berjoging di sekitar halaman rumah.

“Kita yakin dengan ketegasan yang dilakukan Polisi bakal banyak warga yang taat aturan MCO. Tapi dengan penangkapan itu menunjukan masih banyak warga yang berada di luar sana yang tidak mentaati aturan,” ucap Ismail dalam jumpa pers kemarin, seperti yang dilansir dari laman The Straits Times,Sabtu 28/03.

Ada 116 Waga yang diketahui melaksanakan Shalat Jumat berjamaah meski sudah ada himbauan jelas untuk tidak melaksanakan kegiatan karena itu dilarang di masa MCO. ujar Ismail.

“Masih ada 5 Masjid yang menggelar Shalat dan ini tidak seharusnya dilakukan. kami sangat berharap semua masyarakat Malaysia mematuhi aturan MCO,” Tegasnya.

Tindakan tegas juga tidak hanya itu saja, ia akan melakukan terhadap mereka yang hanya berjoging di lingkungan rumah.

“Jumat kemarin pihak kePolisian memblokade 1,046 jalan di seluruh Negeri dan memeriksa 240,544 kendaraan.”

Tingginya angka pemeriksa yang dilakukan itu, sebut Ismail menunjukan masih banyak warga yang berada di jalan di masa aturan MCO yang sudah berlangsung sejak tanggal  18 maret hingga 14 april yang akan datang.

“Kita bahkan melihat padatnya arus lalu lintas di Kuala Lumpur, dan juga Selangor,” sambung Ismail.

Menteri Negara Bagian Annuar Musa, kemarin ia mengatakan tentang tentara dan polisi sudah memblokir jalanan di ibu kota. Mereka akan juga dilengkapi alat Termometer tembak. Ia juga menuturkan apabila kedapatan orang yang demam akan dibawa untuk diperiksa terkait kesehatannya.

Saat ini Malaysia memiliki 2,161 kasus dan  26 orang meninggal dunia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *