Fri. Jan 8th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Kemenhub Membolehkan Ojek Online Mengangkut Penumpang Saat PSBB Dengan Syarat yang Ketat

2 min read
operasi keselamatan 2020 6 - Kemenhub Membolehkan Ojek Online Mengangkut Penumpang Saat PSBB Dengan Syarat yang Ketat

ITUAJA – DKI Jakarta telah resmi memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) demi mengurangi penyebaran Virus Corona (Covid-19). Dalam aturannya bahwa Ojek Online (Ojol) dalam PSBB dilarang mengangkut penumpang melainkan hanya boleh mengangkut barang dan makanan.

Namun para pengendara ojol patut bersyukur karena Kementerian Perhubungan memperbolehkan ojol angkut penumpang tetapi harus memenuhi berbagai syarat yang diberikan.

Untuk sepeda motor yang dapat mengangkut penumpang dengan ketentuan harus memenuhi protokol kesehatan seperti : dilakukan untuk aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB berlangsung, juga melakukan disinfeksi kendaraan dan atribut sebelum atau setelah selesai digunakan, wajib menggunakan masker dan sarung tangan, dan tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit, kata juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati kepada wartawan pada hari Minggu (12/4/2020).

Untuk mendasari hal ini pihak Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19, sehingga Peraturan tersebut telah ditetapkan pada tanggal 9 April 2020.

Adita menjelaskan bahwa secara garis besar peraturan tersebut mengatur tiga hal yaitu pengendalian transportasi untuk seluruh wilayah mengalami pengendalian transportasi pada wilayah yang ditetapkan sebagai PSBB dan pengendalian transportasi untuk kegiatan mudik tahun 2020.

066560000 1586514553 20200410 Ojol Dilarang Angkut Penumpang Selama PSBB di Jakarta 6 300x169 - Kemenhub Membolehkan Ojek Online Mengangkut Penumpang Saat PSBB Dengan Syarat yang Ketat

Bisa Dilakukan Penyesuaian

Permenhub ini dibuat berdasarkan kondisi real saat ini namun Pemerintah akan memperhatikan lagi dinamika yang berkembang dan tidak tertutup kemungkinan untuk dilakukan penyesuaian kembali.

Peraturan tersebut berlaku untuk transportasi penumpang (kendaraan umum dan pribadi) serta transportasi barang / logistik yang mengatur hal – hal yang harus dilakukan mulai pada saat persiapan perjalanan, selama perjalanan dan saat sampai tujuan atau kedatangan, ucap Adita.

Adita menambahkan bahwa peraturan ini ditujukan baik untuk penumpang kendaraan umum dan pribadi, operator sarana dan prasarana transportasi baik di transporasi darat, kereta api, laut dan udara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *