Fri. Jan 8th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Kebal Hukum, Warga Dilarang Gugat Vaksin COVID-19 Jika Alami Efek Samping

1 min read
Kebal Hukum, Warga Dilarang Gugat Vaksin COVID-19 Jika Alami Efek Samping

Ituaja.com – Masyarakat di Amerika Serikat nampaknya tidak bisa menggugat produsen jika vaksin corona yang diterimanya menimbulkan efek samping yang parah. Hal ini disampaikan oleh Pengacara Ketenagakerjaan Dallas, Rogge Dunn yang mengatakan bahwa warga Amerika Serikat yang menjadi penerima vaksin corona Pfizer atau Moderna tidak boleh menuntut perusahaan apabila mereka mengalami efek samping parah.

“Sangat jarang sebuah UU kekebalan penuh dapat disahkan. Perusahaan-perusahaan farmasi biasanya tidak mendapatkan banyak perlindungan kewajiban di bawah UU,” kata Dunn, seorang pengacara perusahaan dan buruh di Dallas, Texas, seperti dikutip CNBC, Jumat (18/12).

Baca Juga : Mengenal Pohon Giok, Tanaman Kesayangan Han Ji Pyeong di Drama ‘Start-Up’

Pemerintah AS kemungkinan besar juga tidak akan memberikan kompensasi untuk risiko kerusakan yang ditimbulkan.

Pemerintah federal telah memberi kekebalan hukum kepada Pfizer dan Moderna dengan membebaskan mereka dari tanggung jawab jika terjadi kesalahan yang tidak disengaja dari vaksin buatan mereka.

vaksin virus corona covid 19 - Kebal Hukum, Warga Dilarang Gugat Vaksin COVID-19 Jika Alami Efek SampingSelain itu, penerima vaksin juga tidak bisa menuntut Administrasi Makanan dan Obat (FDA) karena telah mengesahkan vaksin untuk penggunaan darurat. Ataupun menggugat perusahaan jika mewajibkan karyawannya untuk divaksin sebagai syarat untuk tetap bisa bekerja di perusahaan itu.

Baca Juga : 5 Tips Memberi Pasanganmu Ruang Tanpa Meninggalkannya

Saat berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari Kemenkes AS. Menurut Dunn, ada alasan besar mengapa ada perlindungan luar biasa dalam jangka waktu yang sudah ditetapkan itu. “Ketika pemerintah berkata kami ingin kalian mengembangkan ini empat atau lima kali lebih cepat dari biasanya, kemungkinan besar para produsen akan berkata, kami ingin pemerintah melindungi kami dari gugatan materi,” ujar Dunn.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *