Sat. Jan 9th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

“Kasus Corona Tembus 600 Ribu, Petugas Medis Kekurangan APD”

1 min read
Kasus Corona Tembus 600 Ribu, Petugas Medis Kekurangan APD

Kasus Corona Tembus 600 Ribu, Petugas Medis Kekurangan APD

ItuajaBerdasarkan data dari Worldometers pada Sabtu (28/3/2020), virus corona telah menginfeksi lebih dari setengah juta orang di seluruh dunia, tepatnya 613.828 orang.

Virus corona juga telah menewaskan 28.229 orang di penjuru dunia. Melihat angka yang terus bertambah ini, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan bahwa petugas medis sangat membutuhkan peralatan pelindung diri (APD).

“Kekurangan global kronis untuk peralatan pelindung diri sekarang menjadi salah satu ancaman paling penting pada kemampuan kolektif kita untuk menyelamatkan nyawa,” kata Tedros di Jenewa.

“Petugas kesehatan di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah membutuhkan perlindungan yang sama pada mereka yang ada di negara-negara kaya,” papar dia.

Baca Juga : salah satu staf ratu elizabeth II positif terinfeksi virus corona

Setiap infeksi corona berpotensi menyebarkan virus lebih luas. Sekalipun kamu masih muda dan merasa baik-baik saja meski memiliki gejala terinfeksi corona, kamu harus sadar bahwa kamu mungkin menularkan ke orang lain yang lebih rentan dan membuatnya meninggal.

MARI DONASI: Gabungan Netizen Bersama ITUAJA Perangi Corona! Ayo Bantu Para Pahlawan Tenaga Medis Melawan Corona!

Kesulitan Alat Perlindungan Diri (APD) membuat para tenaga medis seperti maju perang tanpa topi baja. Kapanpun mereka bisa terpapar. Semakin banyak tenaga kerja yang terpapar, semakin sulit bagi kita melawan wabah ini. Ayo kita bantu para Pahlawan ini!

Kamu juga dapat membantu dengan cara menyebarluaskan Link atau Postingan ini agar semakin banyak lagi yang dapat membantu program ini.

Stay Safe, Stay Home! #Kamuharuspeduli #Maribantulawancorona #ThePowerOfNetizen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *