Fri. Jan 8th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Jokowi Tegaskan Tidak Ada Lockdown Di Indonesia

2 min read
Jokowi Tegaskan Tidak Ada Lockdown Di Indonesia

Jokowi Tegaskan Tidak Ada Lockdown Di Indonesia

Ituaja.comPresiden Jokowi lebih memilih kebijakan pembatasan sosial skala besar daripada karantina wilayah dalam penanganan virus Corona (COVID-19). Pihak Istana menjelaskan salah satu pertimbangan Jokowi adalah penerapan lockdown yang tidak efektif di India dan Italia

Sebelumnya Gubernur DKI Anies Baswedan melayangkan surat ke Presiden Jokowi untuk meminta opsi lockdown Jakarta, Senin (30/3)

“Presiden melihat kalau karantina wilayah itu dengan kasus India, kasus Italia, itu ternyata menimbulkan kekacauan sosial. Kalau tidak direncanakan secara terukur, mengingat contoh-contoh tersebut, Presiden menganggap Indonesia sekarang sudah cukup dengan pembatasan sosial dalam skala besar,” kata juru bicara Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, kepada wartawan, Senin (30/3) malam

Baca juga : Dua Kelompok ABG Melakukan Tawuran Ada Yang Terlihat Menggenggam Senjata Tajam

“Apabila dikhawatirkan tidak lagi dapat diatasi oleh alat-alat perlengkapan secara biasa, maka dimungkinkan adanya darurat sipil walaupun Presiden mengatakan sangat-sangat berdoa agar tidak ke arah sana, seperti India. Kalau sudah seperti itu, akan darurat sipil bisa terjadi, tapi Pak Presiden cukup PSBB plus pendisiplinan hukum,” imbuh Fadjroel

“Saya minta kebijakan pembatasan sosial berskala besar, physical distancing dilakukan lebih tegas, disiplin, dan lebih efektif lagi,” demikian kata Presiden Jokowi dalam rapat terbatas laporan Gugus Tugas COVID-19

Seperti yang diberitakan, imbas lockdown di Itali sejak tanggal 12 Maret lalu, sekelompok penduduk setempat menjarah supermarket Palermo dan supermarket di Pulau Sisilia, Italia setelah karena penduduk setempat yang tidak lagi mampu membeli makanan. Kebijakan lockdown atau karantina merampas jutaan warga yang berpenghasilan tetap. Meski sudah 17 hari lockdown, kasus positif corona terus meningkat hingga capai 10 ribu orang

Kasus serupa juga terjadi di India, terjadi kekacauan di hari kelima lockdown di India. Banyak buruh terpaksa berjalan kaki pulang ke desanya karena keterbatasan transportasi. Mereka tidak punya pilihan lain, pulang atau mati kelaparan di kota. Hal ini malah beresiko menularkan virus corona ke warga desa jika mereka sudah terjangkit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *