Thu. Jan 7th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Joe Biden Mengclaim Kericuhan di Capitol: Hari Tergelap dalam Sejarah AS

2 min read
106818814 1609797186236 AP21004786456990 - Joe Biden Mengclaim Kericuhan di Capitol: Hari Tergelap dalam Sejarah AS

Ituaja.com – Presiden terpilih Amerika Serikat, Joe Biden, menyebut kericuhan di Gedung Capitol sebagai ‘hari tergelap’ dalam sejarah negeri paman sam itu. Kericuhan itu, kata Biden, dipicu oleh dorongan Donald Trump.

Dilansir dari AFP, Biden mencemoh Trump yang dianggap sebagai dalang kerusuhan. Biden menyebut Partai Republik telah menyerang keutuhan demokrasi Amerika Serikat.

“Kemarin, dalam pandangan saya, adalah salah satu hari tergelap dalam sejarah bangsa kita. Serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap demokrasi kita,” kata Biden, Jumat (8/1/2021).

adww - Joe Biden Mengclaim Kericuhan di Capitol: Hari Tergelap dalam Sejarah AS

Biden menuduh aparat keamanan tidak tegas terhadap pendukung Trump yang berbuat kericuhan. Menurutnya, aparat keamanan akan lebih ‘berani’ ketika menindak tegas para demonstran anti rasisme.

“Tidak ada yang bisa memberi tahu saya bahwa jika itu adalah sekelompok (demonstran) Black Lives Matter yang memprotes kemarin … mereka akan diperlakukan sangat, sangat berbeda dari gerombolan preman yang menyerbu Capitol,” kata Biden.

“Itu tidak bisa diterima,” katanya.

Diketahui, kekacauan terjadi di Gedung Capitol AS pada Rabu (6/1) waktu setempat, setelah Trump berminggu-minggu melontarkan tuduhan dan klaim palsu soal kecurangan pilpres. Tuduhan itu berujung pada seruan unjuk rasa dan long march ke Gedung Capitol AS yang mewakili demokrasi AS.

Ribuan pendukung Trump yang berunjuk rasa di luar Gedung Capitol AS, akhirnya menerobos masuk dan melakukan aksi perusakan di dalam gedung. Aksi ini menuai banyak kecaman dan disebut sebagai ‘pemberontakan’ oleh Presiden terpilih AS, Joe Biden, yang akan dilantik pada 20 Januari mendatang.

Beberapa orang yang cedera dilaporkan mengalami serangan jantung hingga patah tulang karena terjatuh dari kerangka besi yang ada di bagian barat Gedung Capitol AS. Tidak dijelaskan lebih lanjut oleh otoritas setempat apakah ada di antara orang-orang ini yang meninggal dunia.

Sebelumnya, seorang wanita yang belum diketahui identitasnya, tewas usai terkena tembakan di dada saat para personel Kepolisian Washington DC menggunakan senjata api mereka untuk menghadapi massa pro-Trump yang menerobos masuk ke Gedung Capitol dan memicu kekacauan.

Beberapa personel kepolisian yang bertugas di lokasi dilaporkan mengalami luka-luka saat bentrok dengan massa pro-Trump, dengan salah satunya dilarikan ke rumah sakit. Contee menyebut sedikitnya 52 orang ditangkap terkait aksi penyerbuan Gedung Capitol AS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *