Sat. Jan 9th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Jika Pasien Positif Corona Meninggal Virus di Dalam Tubuhnya Akan Ikut Mati

2 min read
54167b96 3585 48f3 a91a cb188e1f8e46 169 - Jika Pasien Positif Corona Meninggal Virus di Dalam Tubuhnya Akan Ikut Mati

Surabaya, Jawa Timur – Warga Kota Surabaya Jawa Timur, dihimbau agar tidak khawatir tertulari virus corona disaat ada penguburan jenazah pasian positif COVID-19.

Koordinator Protokol Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Febria Rachmanita di Surabaya pada hari Minggu lalu mengatakan bahwa pihaknya meminta agar masyarakat supaya bisa menerima jenazah tersebut karena mayat itu sudah diperlakukan sesuai protocol kesehatan.

Kami nantinya sangat berharap bahwa masyarakat tidak perlu takut dengan adanya jenazah pasien positif covid tersebut, ucap Feny sapaan Febria Rachmanita.

Menurut Feny sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat bahwa jelas pemulasaran jenazah pasien COVID-19 itu hanya boleh dilakukan oleh pihak rumah sakit yang sesuai protokol dari Kementerian Kesehatan (Kemkes) RI.

Selain itu jenazah korban pasien positif COVID-19 akan ditutup dengan kain kafan atau bahan yang terbuat dari plastik yang mampu menahan air dan bisa pula ditutup dengan bahan seperti kayu atau bahan lain yang tidak mudah tercemar.

Apabila jenazah sudah dikafani atau dalam kondisi terbungkus maka petugas dilarang untuk membuka kembali karena jenazah itu juga harus segera disemayamkan tidak lebih darikurungan waktu 4 jam, ucapnya.

Sementara itu Ketua Tim Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wilayah Jatim dr. Joni Wahyuhadi mengatakan bahwa setiap virus hanya bisa hidup dengan cara menumpang pada sel manusia.

Maka ketika pasien yang telah terkonfirmasi positif COVID-19 meninggal dunia tentunya virus yang ada di dalam tubuhnya juga akan ikut mati, keterangannya.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya itu menjelaskan bahwa memang terhadap pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia maka ada pedoman khusus atau prosedur tetap (protap) untuk mengkremasinya yaitu jenazah dimasukkan di dalam kantong plastik.

Harus dimasukkan ke dalam kantong plastik karena tidak boleh ada cairan yang keluar dari tubuh pasien COVID-19 yang meninggal dunia, ucap Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo.

Joni memastikan bahwa plastik yang untuk membungkus jenazah pasien positif Covid-19 juga telah disemprot disinfektan. Sehingga jenazah yang telah dikremasi menurut pedoman prosedur tetap tersebut diantar ke tempat peristirahatannya yang terakhir menggunakan mobil ambulans.

Sebenarnya kalau pedoman kremasi ini dijalankan tidak ada masalah bagi orang lain seperti keluarga atau para tetangganya turut mengantar ke tempat terakhir peristirahatannya atau pemakaman, tuturnya.

peti khusus jenazah covid 19 bekasi antarafoto ratio 16x9 1 300x169 - Jika Pasien Positif Corona Meninggal Virus di Dalam Tubuhnya Akan Ikut Mati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *