Sat. Jan 9th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

India Lockdown Selama 3 Minggu Akibat Corona

2 min read
india lockdown - India Lockdown Selama 3 Minggu Akibat Corona

Seluruh penduduk India mulai menjalani karantina wilayah atau lockdown selama tiga pekan penuh, di tengah lonjakan kasus virus corona di negara itu.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengatakan kepada penduduk India yang berjumlah sebanyak 1,3 miliar jiwa, bahwa satu-satunya cara menyelamatkan mereka dari virus corona adalah untuk tidak bepergian.

“Akan ada larangan total untuk keluar dari rumah Anda,” kata Modi dalam pidato yang disiarkan televisi, Selasa (24/03).

“Seluruh negeri akan lockdown, lockdown total,” ujarnya kemudian.

Dia mengimbau agar orang-orang tidak panik – tetapi orang banyak dengan cepat menyerbu toko-toko di ibu kota, Delhi, dan kota-kota lain, sebelum peraturan berlaku.

Belum jelas apakah nantinya warga boleh ke luar rumah untuk sekedar membeli makanan dan kebutuhan pokok lainnya, setelah aturan itu diterapkan.

Karantina wilayah ini ditempuh setelah terjadi peningkatan tajam kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Tercatat ada 519 kasus yang dikonfirmasi di seluruh India dan 10 kematian.

India – yang memiliki populasi 1,3 miliar – bergabung dengan daftar negara yang memberlakukan kebijakan lockdown.

Adapun di seluruh dunia, terdapat lebih dari 400.000 kasus positif, berdasarkan data Universitas Johns Hopkins di Amerika Serikat.

Korban meninggal mencapai lebih dari 18.000 ribu orang.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan karantina wilayah dilakukan “untuk menyelamatkan setiap warga negara”.

Modi memperingatkan bahwa jika India tidak “menangani 21 hari ini dengan baik, maka negara kita akan mundur 21 tahun.”

“Kita harus membayar biaya ekonomi ini, tetapi [itu] adalah tanggung jawab semua orang.”

Dua kemudian mengunggah status di akun Twitter-nya untuk memperingatkan bahwa pembelian barang secara berlebihan hanya akan menyebarkan penyakit.

Dia mengatakan pemerintah akan memastikan pasokan.

Akan tetapi, di Delhi dan pusat keuangan Mumbai, orang-orang yang khawatir akan kekurangan pasokan, cepat-cepat memadati toko dan apotik.

“Saya tidak pernah menyaksikan kekacauan semacam ini dalam hidup saya,” ujar salah satu pemilik toko di distrik Shakarpur, Delhi, yang dikutip oleh Press Trust of India.

“Semua stok kami, termasuk beras, tepung, roti, biskuit, minyak nabati, telah terjual habis.”

Polisi di kota sibuk Ghaziabad, di negara bagian Uttar Pradesh, berpatroli di jalan-jalan dengan megaphone untuk memberi tahu penduduk agar tetap tinggal di dalam rumah.

India telah melarang kedatangan internasional dan penerbangan domestik.

Jaringan kereta api negara itu juga menangguhkan sebagian besar layanan penumpang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *