Sat. Jan 9th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

“IMF Sebut Virus Corona Bikin Rp1,245 T ‘Menguap’ dari Negara Berkembang..”

2 min read
Dana Moneter Internasional

Dana Moneter Internasional

Ituaja – Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) menyebut, investor asing sudah keluar dari pasar negara berkembang, mencapai US$ 83 miliar atau sekitar Rp1.245 triliun.

Melihat hal ini, Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva mengatakan bahwa pihaknya khawatir dengan kondisi negara berpenghasilan rendah.

“Investor asing sudah keluar dari pasar negara berkembang mencapai US$ 83 miliar sejak awal krisis corona, dan ini aliran modal keluar terbesar yang pernah tercatat,” katanya dalam keterangan resmi situs IMF pada Senin (23/3/2020).

Ia menambahkan, virus corona adalah suatu kejadian luar biasa. Banyak negara yang kata Georgieva sudah mengambil tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga : trump minta bantuan alat tes covid-19 ke presiden korsel

“Kami di IMF, bekerja dengan semua negara anggota kami, akan melakukan hal yang sama. Mari kita berdiri bersama melalui keadaan darurat ini untuk mendukung semua orang di seluruh dunia,” kata Georgieva yang juga CEO World Bank.

“Kami khususnya prihatin dengan negara-negara berpenghasilan rendah dalam kesulitan utang – suatu masalah yang kami kerjakan erat dengan Bank Dunia,” sambungnya.

Ekonom Bulgaria ini juga mengungkapkan, diperlukan solidaritas bersama untuk memerangi virus corona.

“Semua negara perlu bekerjasama untuk melindungi orang dan membatasi kerusakan ekonomi [akibat virus corona]. Ini adalah momen solidaritas, yang merupakan tema utama pertemuan hari ini dengan para Menteri Keuangan G20 dan Gubernur Bank Sentral,” tegasnya.

Melihat kondisi ini, IMF kata Georgieva siap memberi pinjaman senilai US$1 triliun.

Ia menambahkan, langkah lain yang perlu dilakukan ialah memusatkan pengawasan bilateral dan multilateral, serta mengambil kebijakan untuk menekan penyebaran virus corona.

“IMF juga bekerjasama dengan lembaga keuangan internasional lainnya untuk memberikan tanggapan terkoordinasi yang kuat. Kami juga mengisi kembali dana bencana dalam Catastrophe Containment and Relief Trust untuk membantu negara-negara termiskin. Kami menyambut komitmen yang sudah dibuat dan meminta lembaga lain bergabung,” tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *