Sat. Jan 9th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Gubernur DKI Blunder ( LAGI DAN LAGI )

2 min read
gub dki - Gubernur DKI Blunder ( LAGI DAN LAGI )

Gubernur DKI Anies Baswedan bebrapa kali ini sering membuat Blunder dengan beberapa keputusan nya. Dimulai dari Banjir, upaya pencegahan Virus Corona dengan cara membatas transportasi publik sehingga membuat antrian yang panjang sekali. Bahkan saat ini baru saja menggelar pasar sembako murah yang akan berakibat banyak nya warga yang datang untuk mengantri.

Beberapa warga pun mengeluhkan kebijakan yang dianggap blunder lagi dan lagi oleh warga Jakarta dan para pengamat. Bahkan ada pula warga Jakarta yang hingga membuat surat terbuka untuk bapak Gubernur DKI karena kekesalan nya dengan beberapa kebijakan blunder nya.

Berikut isi surat terbuka wraga Jakarta kepada bapak Gubernur DKI yang Viral.

 

Surat Terbuka Untuk Gubernur DKI Jakarta

Kepada Yth.
Gubernur DKI Jakarta
Di
Jakarta

Perihal: Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Jakarta

Yang terhormat Saudara Gubernur,
Dengan banyaknya blunder kebijakan yang kontra produktif terhadap upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Jakarta, ada beberapa pertanyaan yang ingin saya sampaikan:

1. Apakah Saudara tidak punya anak buah dan tenaga ahli yang sedikit saja punya kecerdasan mendekati standar dalam melakukan tindakan antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 di Jakarta? Setelah blunder besar pembatasan transportasi publik yang menyebabkan kerumunan massa, sekarang Saudara mengadakan operasi pasar yang juga memancing kerumunan massa.

2. Apakah Saudara tidak bisa sedikit saja menurunkan ego dan nafsu berkuasa dengan cara mau belajar dari kepala daerah lain seperti Ibu Tri Rismaharini Walikota Surabaya dalam menjaga kota dari paparan Covid-19? Di Surabaya dibagikan masker gratis secara terukur dengan tetap menjaga “social distancing” dan di sepanjang jalan banyak di jumpai hand sanitizer yang bisa digunakan masyarakat secara gratis. Beberapa hari lalu diadakan penyemprotan disinfektan ke area publik dan jalanan. Sedang di Jakarta, kami hanya menjumpai spanduk mencegah corona dengan wajah anda nongol. Tidak bisakah saudara mau menahan diri untuk tidak banci tampil di depan publik?

3. Saudara hanya gubernur, bukan menteri apalagi Presiden. Tidak bisakah Saudara tunduk dan patuh terhadap semua arahan Presiden dan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19? Kalau tidak bisa, lebih baik Saudara angkat bendera putih dan mengundurkan diri dari jabatan Gubernur. Saya dan warga Jakarta tidak bisa menyerahkan nasib kami pada Gubernur yang tidak kualified. Saat ini tingkat paparan Covid-19 di Jakarta setiap hari meningkat tajam. Untuk itu kita perlu pemimpin yang cerdas dan tulus melayani rakyat, bukan sekedar mencari panggung.

4. Saudara yakin masih waras? Kalau masih waras mengapa selalu membuat kebijakan konyol dan blunder yang terus berulang-ulang ?

Salam Indonesia Cerdas,
Rudi S Kamri
Warga Jakarta
22032020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *