Fri. Jan 8th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Bentuk Bantuan Pemerintah Agar UKM Pariwisata Dapat Bertahan di Tengah Pandemi

2 min read
Turis di Pura Puseh Batuan berkurang hingga 90 persen akibat tidaka adanya turis Cina setelah maraknya virus corona seperti terlihat pada Kamis 30120. Foto Anton Muhajir 1024x683 - Bentuk Bantuan Pemerintah Agar UKM Pariwisata Dapat Bertahan di Tengah Pandemi

Ituaja.com, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) terus berupaya memulihkan sektor pariwisata yang terpukul akibat pandemi. Salah satu upaya yang ditempuh pemerintah adalah membuka akses bantuan permodalan bagi UMKM sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf).

Asisten Deputi Akses Permodalan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenko Marves yakni Suparman mengatakan ada sejumlah akses permodalan yang dapat dijangkau UMKM sektor Parekraf. Dua di antaranya yaitu dana Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan dana Program Kemitraan Pertamina.

Menurutnya dana BIP merupakan program bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk penambahan modal kerja atau investasi dalam rangka meningkatkan kapasitas usaha dan produksi pelaku usaha ekonomi kreatif dan pariwisata.
Program BIP dimulai sejak tahun 2017 dan sudah diberikan kepada 34 penerima, 19 di antaranya berasal dari sektor kuliner dan 15 sektor aplikasi digital.

Penerima BIP tahun 2018 telah meningkat yaitu diberikan kepada 52 sektor penerima yang terdiri dari 14 sektor kuliner dan 12 sektor aplikasi digital dan pengembangan game (AGD), 13 sektor fesyen, 13 sektor kriya.
Sementara di tahun 2019 diberikan kepada 62 penerima sektor kuliner, AGD, Fashion, Kriya, dan Film.

Di tahun 2020 pemerintah akan menyalurkan Rp 24 miliar untuk 6 sub – sektor ekonomi kreatif dan sektor pariwisata, jelas dikutip dari keterangan tetulis pada hari Selasa (23/6/2020).
Peserta yang bisa mengikuti proses seleksi BIP tahun 2020 diharuskan memilih salah satu dari dua kategori berdasarkan kondisi persyaratan dan kriteria usaha yaitu reguler dan afirmatif.

Kriteria reguler akan mendapatkan bantuan maksimal Rp 200 juta sementara yang afirmatif maksimal menerima Rp 100 juta.

Peserta dibatasi pada enam subsektor ekonomi kreatif yakni aplikasi game developer, kriya, fashion, kuliner, film, serta sektor pariwisata (seperti homestay dan usaha pariwisata khusus di lokasi desa wisata).

images - Bentuk Bantuan Pemerintah Agar UKM Pariwisata Dapat Bertahan di Tengah Pandemi

Kemitraan Bersama Pertamina

Lebih lanjut terkait Program Kemitraan Pertamina, Asdep Suparman menjelaskan program ini sudah berjalan sejak tahun 1993 dengan jumlah pelaku yang terlibat sebanyak 62.000 UMKM dan dana yang sudah tersalurkan sebesar Rp 3,5 triliun.

Dana program kemitraan ini merupakan pinjaman dana bergulir dengan nilai maksimal Rp200 juta dan untuk pinjaman ini hanya mengenakan jasa administrasi 3% per tahun dengan saldo menurun setiap tahun dan tenor pinjaman selama 3 tahun.

Tak hanya memberikan pinjaman modal usaha, Pertamina juga akan melakukan bimbingan lanjut terhadap UMKM tersebut agar bisa meningkatkan usahanya serta pada akhirnya mampu mengembalikan dana program kemitraan tepat pada waktunya. Jasa administrasi yang dikenakan pada pinjaman tersebut salah satunya digunakan untuk biaya bimbingan ini.

Untuk kedua jenis bantuan tersebut Pertamina dan BIP sangat memerlukan keseriusan pemohon untuk melengkapi persyaratan dan fasilitasi serta bantuan atau pendampingan oleh Pemda setempat, jelasnya.

 

prambanan 300x202 - Bentuk Bantuan Pemerintah Agar UKM Pariwisata Dapat Bertahan di Tengah Pandemi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *