Sat. Jan 9th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Bagaimana Cara Aman Melihat Gerhana Matahari Cincin ?

2 min read
002322300 1577326801 013176100 1565261539 hari ini gerhana matahari pertama kali 161a97 - Bagaimana Cara Aman Melihat Gerhana Matahari Cincin ?

Ituaja.com Surabaya – Beberapa wilayah di Indonesia akan bisa melihat gerhana matahari cincin pada hari Minggu tanggal 21 Juni 2020 dan terutama sahabat ituaja.com yang berada di Indonesia bagian utara.

Gerhana matahari akan diperkirakan muncul sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu matahari, bulan dan bumi akan berada dalam garis sejajar. Piringan bulan yang terlihat dari bumi akan lebih kecil dibandingkan matahari karena nantinya menyerupai cincin.

Namun para ahli sangat tidak menyarankan untuk melihat Gerhana Matahari secara langsung tanpa menggunakan alat. Dikutip dari Time pada hari Sabtu (20/6/2020) melihat Gerhana Matahari secara langsung bisa berakibat fatal bagi kesehatan mata.

Mata seseorang bisa mengalami cedera jika melihat Gerhana Matahari tanpa perlindungan yang tepat bahkan pada risiko yang paling parah seseorang bisa kehilangan penglihatan secara permanen.

Dr. B. Ralph Chou, Presiden Royal Astronomical Society of Canada menjelaskan bahwa tidak ada rasa sakit secara langsung ketika mata mengarah ke gerhana matahari. Hal tersebut dikarenakan retina mata tidak memiliki reseptor rasa sakit sehingga sulit mengetahui apakah mata benar – benar mengalami cedera.

Cara Melihat Gerhana Matahari dengan Aman

Umumnya gejala mulai terjadi 12 jam setelah melihat gerhana dan ketika bangun di pagi hari terjadi perubahan pada penglihatan seseorang. Tidak ada cara untuk menyembuhkannya kecuali menunggu beberapa saat apakah penglihatan bisa kembali normal apa tidak, jika cedera terlalu parah bisa mengalami kebutaan permanen.

Ada beberapa cara aman yang bisa kamu terapkan jika terlalu penasaran dengan nampak gerhana matahari secara langsung karena NASA merekomedasikan untuk menggunakan kamera lubang jarum untuk melihat gerhana matahari.

Selain itu BMKG juga merekomendasikan menggunakan penapis cahaya untuk bisa menikmati fenomena alam ini. Penapis cahaya tersebut merupakan kacamata khusus untuk melihat gerhana yang dilapisi oleh filter khusus agar melindungi mata ketika melihat ke arah matahari.

Berbeda dengan kacamata hitam sebab kacamata gerhana ini memiliki filter yang tidak dimiliki kacamata hitam dan kaca mata hitam tanpa filter matahari tidak ditemukan dimanapun meskipun segelap apapun tidak bisa melindungi mata.

Cara lainnya untuk melihat gerhana matahari adalah dengan menggunakan peralatan seperti binokular, teleskop, maupun kamera DSLR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *