Sat. Jan 9th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Akibat Depresi, Pasien Corona Bunuh Diri Loncat Dari Lantai 6

2 min read
kabar duka

Ituaja.com – Seorang pasien corona yang dirawat di RSU Haji Surabaya bunuh diri dengan meloncat dari lantai 6 RS tersebut. Jasad pasien berinisial MS (43) yang merupakan warga Semampir, Surabaya, ditemukan perawat pada Kamis (30/7) pagi.

Kasubag Humas RSU Haji Surabaya, Djati Setyo Putro, mengatakan kejadian berawal ketika MS ditempatkan di ruang isolasi lantai 6 gedung Al Aqso RSU Haji. MS diisolasi setelah dinyatakan positif COVID-19 pada Rabu (29/7) malam.

BACA JUGA : Ini ketentuan Protokol Kesehatan untuk Pelaksanaan Shalat Idul Adha

“Selama perawatan, kami sudah melakukan SOP yang ada. Pasien saat di ruangan juga selalu dipantau,” ujar Djati seperti dilansir Antara.

Saat dipantau kondisinya, kata Djati, MS terkadang melepas maskernya dengan alasan tidak bisa bernafas. Namun, perawat selalu mengingatkan agar pasien memakai maskernya.

Djati menyakan, pada Rabu (29/7) malam ada 5 perawat yang berjaga. Kemudian pada Kamis (30/7) pagi, 2 perawat meninggalkan ruangan isolasi karena menjalankan salat subuh bergantian.

Setibanya di ruang isolasi, perawat tak melihat MS. Bahkan MS dicari di kamar mandi dan ruangan tidak ada. Lalu pada sekitar pukul 05.23 WIB perawat mendapat laporan dari Satpol PP bahwa MS sudah tergeletak tak bernyawa di lantai bawah.

“Dia bunuh diri, pasien loncat melalui jendela. Kemungkinan pasien depresi akibat terkena corona,” ucap Djati.

BACA JUGA : Layar Asus ROG Phone 3 Ternyata Dukung Refresh Rate Hingga 160Hz

Djati menyatakan, pasien tersebut baru satu hari menjalani perawatan di RSU Haji. “Pagi masuk, malam diisolasi, dan paginya meninggal,” ujarnya.

Usai kejadian tersebut, jenazah MS langsung dibawa pihak kepolisian ke kamar mayat untuk diautopsi di RSUD Soetomo.

Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri Anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.

Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan seperti LSM Jangan Bunuh Diri via email [email protected] dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *