Sat. Jan 9th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

Ada Obat dari Shanghai, Akankah Grafik Pasien Meninggal Melandai?

2 min read
Ada Obat dari Shanghai, Akankah Grafik Pasien Meninggal Melandai?

Ada Obat dari Shanghai, Akankah Grafik Pasien Meninggal Melandai?

ItuAja.com – Pemerintah telah mendatangkan obat Avigan dan Chloroquine untuk pasien-pasien yang terjangkit virus Corona di Tanah Air. Meski bukan antivirus Corona, kedua obat tersebut dinilai dapat membantu menyembuhkan pasien Corona. Mampukah obat ini menekan jumlah pasien meninggal dunia?
Kemarin, Minggu (22/3/2020), kedua jenis obat itu, serta alat rapid test Corona tiba di Natuna, Kepulauan Riau (Kepri). Pesawat Hercules C130 milik TNI Angkatan Udara (AU) yang menjemput obat tersebut dari Shanghai, China, transit terlebih dulu di Natuna sebelum kembali terbang ke Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur (Jaktim).

“Jadi informasi pengambilan obat di Shanghai, kita sudah terbangkan kemarin satu pesawat Hercules dengan kapasitas membawa peralatan maupun obat kurang lebih 9 ton. Hari ini mereka terbang dari Shanghai menuju ke Jakarta. Mungkin akan transit dulu di Ranai (Lanud Raden Sadjad Ranai, Natuna) karena jaraknya agak jauh. Dan besok pagi pesawat akan landing di Halim kurang-lebih pukul 09.30 WIB” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers yang disiarkan BNPB, Minggu (22/3/2020).

Setibanya di Jakarta, obat dan peralatan itu akan diserahkan kepada Kepala BNPB Doni Monardo selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. “Dan barang-barang itu menjadi tanggung jawab Kepala Gugus Tugas, sehingga nanti akan digudangkan di Halim dan besok akan diterima oleh Wamenhan dan Kasum TNI,” ujarnya.

Sementara itu Jubir Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (COVID-19), Achmad Yurianto menyampaikan ada 150 ribu test kit yang diangkut oleh pesawat Hercules.

“Kita bersyukur bahwa 150 ribu kit test ini hari ini sudah berada di Tanah Air, yang kemarin dijemput menggunakan pesawat Hercules ke China,” kata Yurianto dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube.

Ituaja mencatat Chloroquine atau Chloroquine Fosfat selama ini dikenal sebagai obat malaria. Dari hasil studi riset yang dilakukan di China dan Amerika, pasien Corona di Wuhan dinyatakan sembuh dan mengalami perbaikan kondisi tubuh setelah diuji klinis dengan diberi Chloroquine.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *