Thu. Jan 7th, 2021

Itu Aja

Blog Informasi, Artikel Seru, Promo Menarik

3.700 Orang Dikarantina Selama 14 Hari Dalam Sebuah Kapal Pesiar, 10 orang Positif Corona

2 min read
10 terinveksi corona 3700 penumpang kapal pesiar di jepang dikarantina 14 hari 27673 - 3.700 Orang Dikarantina Selama 14 Hari Dalam Sebuah Kapal Pesiar, 10 orang Positif Corona

Ada sedikitnya 10 orang positif terinfeksi virus corona dikarantina dalam sebuah kapal pesiar di Teluk Yokohama, Jepang. Maka dari itu, terjadilah karantina massal yang dilakukan terhadap lebih dari 3.700 penumpang yang ada dan dilanjutkan selama 14 hari ke depan.
Sama seperti yang di lansir oleh CNN dan Channel News Asia (5/2/2020), kapal pesiar yang bernama Diamon Princess itu harus dikarantina setelah salah satu dari penumpang kapal mereka terindentifikasi positif virus corona ketika turun dari kapal pada saat tiba di Hong Kong pada 25 Januari lalu.
Para tim medis mendatangi setiap kamar untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan kondisi kesehatan masing-masing penumpang yang berada di dalam kapal tersebut yang berisikan 3.711 orang, terdiri dari 2.666 penumpang dan 1.045 awak. Semuanya harus menjalani pemeriksaan medis secara menyeluruh.

Rabu (5/2) waktu setempat, di kabarkan oleh otoritas Jepang sejauh ini ada 10 orang di nyatakan positif virus corona dalam kapal itu. Mereka telah di turunkan dari kapal untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih intensif. Identitas dan asal kewarganegaraan mereka tidak di beritahu ke public.

“Kami meminta mereka (10 penumpang yang postif corona-red) untuk di evakuasi dari kapal dan kami juga bekerja sama dengan Patroli Pantai yang di miliki untuk mengirimkan mereka kepada otoritas medis. Dengan persiapan yang sangat terjaga agar virus tidak menyebar, pada pukul 07.30 waktu setempat” tutur Kato.
Seperti yang telah di nyatakan AFP, Selasa (4/2/2020), juru bicara pemerintah Jepang, Yoshihide Suga, menuturkan sepuluh orang di dalam kapal pesiar itu telah mengalami gejala-gejala positif virus corona. Sebagai mana yang telah di jelaskan gejalanya adalah seperti demam, lemas, batuk pada saat kapal pesiar itu tiba di Teluk Yokohama.
Langkah karantina ini dilakukan ketika salah seorang penumpnag yang berusia 80 thaun yang turun dari kapal di Hongkong di nyatakan psotif virus corona yagn merajalela.
“penumpang itu tidak mendatangi pusat kesehatan yang ada di dalam kapal saat sedang berlayar bersama kami.” Tutur OP kapal pesiar Carnival Japan.
“menurut rumah sakit dimana dia di rawat, kondisinya saat ini stabil dan juga telah di lakukan pemeriksaan medis kepada seluruh anggota keluarganya dinyatakan para anggota keluarganya tidak ada yang terkena virus corona pada saat berlayar bersama dengan beliau.” Imbuh pernyataan Carnival Japan itu.

Dari pihak Carnival Japan menyatakan mereka akan melakukan kebarankatan kapal pesiar ini dari Yokohama akan tertunda selama 24 jam hingga Rabu(5/2) besok atau akan lebih lama. Tutur seorang pejabat kementrian Kesehatan Jepang yang tidak ingin disebut namanya, bahwa tim petugas karantina saat ini tengah memeriksa kondisi masing –masing orang yang ada di dalam kapal pesiar tersebut.
Suga menyebutkan keputusan untuk memberi izin kapal pesiar itu berlabuh dan membiarkan para penumpangnya untuk turun ke daratan Jepang dengan pertimbangan masa inkubasi selama 10 hari di perkirakan Badan Kesehatan Dunia (WHO)
Sejak Sabtu (1/3) lalu, otoritas Jepang telah melakukan larangan untuk setiap warga negara asing (WNA) yang telah melakukan kunjungan di Provinsi Hubei (pusat wabah virus corona) untuk ke wilayahnya, Jepang. Termasuk juga para warga asing yang memiliki paspor yang berasal dari Hubei di larang masuk. Dan juga untuk siapa saja yang memiliki gejala virus corona juga akan di larang masuk ke Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *